Mantan Vokalis Weaken Amore Bikin Project Solo “Adoratu”, Debut Lewat Single “Lala Love”
Reyhan
5/22/20262 min read


Mantan vokalis band Weaken Amore, Adoratu, resmi memulai proyek solo musik barunya melalui unit lovers rock Bernama Adoratu dengan merilis single perdana berjudul Lala Love pada tanggal (10/4/2026). Lagu tersebut menjadi karya pertama Adoratu setelah memutuskan menjalani perjalanan musik dengan konsep dan warna baru di luar band lamanya.


Single Lala Love hadir dengan nuansa lovers rock dan reggae modern yang ringan serta romantis. Lagu itu sekaligus menjadi penanda perubahan arah musikal Adoratu yang sebelumnya dikenal lewat karakter emosional bersama Weaken Amore. Dalam proyek terbarunya, ia memilih menghadirkan musik yang lebih santai, hangat, dan dekat dengan tema percintaan sehari-hari.
Perilisan lagu tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pendengar musik independen di Malang, terutama para penggemar lama Weaken Amore yang telah mengikuti perjalanan Pauline (vokalis Adoratu) sejak awal kariernya. Kehadiran proyek solo Adoratu dinilai membawa warna baru dalam skena musik independen kota tersebut.


Tidak hanya merilis single debut, Adoratu juga telah menjalani panggung perdananya pada 9 Mei 2026 di kawasan Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Penampilan tersebut menjadi momen perdana Adoratu memperkenalkan proyek barunya secara langsung kepada publik.
Dalam single Lala Love, Adoratu juga mengajak featuring vokal dengan Fajarzda vokalis asal tretes serta menggabungkan permainan gitar ritmis, bass lembut, dan tempo santai khas lovers rock. Aransemen tersebut dipadukan dengan karakter vokal Adoratu yang tetap menjadi ciri khas utama dalam lagu tersebut. Liriknya bercerita tentang rasa cinta, kenyamanan, dan harapan dalam sebuah hubungan.
Adoratu mengatakan proyek baru ini menjadi ruang eksplorasi musikal yang selama ini ingin ia kembangkan. Menurutnya, Adoratu dibentuk untuk menghadirkan musik yang lebih personal sekaligus memberikan energi positif bagi pendengar.
“Lewat Adoratu, saya ingin membuat musik yang lebih bebas, santai, dan bisa dinikmati dalam banyak suasana. Lala Love menjadi awal dari perjalanan baru ini,” ujar Pauline (vokalis adoratu).
Ia menjelaskan proses pengerjaan lagu dilakukan secara independen bersama sejumlah rekan musisi di Malang. Mulai dari penulisan lirik, rekaman, hingga produksi akhir dilakukan secara kolektif dengan pendekatan sederhana namun tetap mempertahankan kualitas musikalitas.
Kota Malang sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan perkembangan musik independen yang cukup aktif di Jawa Timur. Berbagai komunitas musik, gigs kampus, hingga festival lokal terus menjadi ruang lahirnya band dan musisi baru dari berbagai genre. Kehadiran Adoratu diperkirakan akan menambah variasi warna musik independen, khususnya pada jalur reggae romantis dan lovers rock.
Sejumlah pendengar yang telah mendengarkan Lala Love melalui platform digital menilai lagu tersebut memiliki karakter ringan dan mudah diingat. Bagian reff dengan melodi sederhana disebut menjadi salah satu daya tarik utama lagu tersebut.
Meski baru memulai proyek baru, pauline mengaku optimistis Adoratu dapat berkembang dan diterima publik. Ia berharap karya-karya berikutnya mampu memperkuat identitas musik yang sedang dibangun sekaligus membuka peluang tampil di berbagai panggung musik independen nasional.
Foto: Reyhan Ahmadani
Foto: Reyhan Ahmadani
Foto: Reyhan Ahmadani
