Perjalanan Bluewaves yang Lahir dari UKM.

BEHIND THE NOISE

6/12/20261 min read

Foto: bandofbluewaves / Sumber: @bandofbluewaves

Empat orang mahasiswa duduk bersama belum ada nama band, belum ada lagu, belum ada panggung. Yang ada hanya gitar, semangat dan satu tempat bernama IKABAM "Bluewaves” bermula.

Tidak semua band lahir dari garasi rumah atau kos-kosan sempit. Bluewaves lahir dari UKM Universitas Muhammadiyah Malang. IKABAMA menyediakan bukan hanya runag latihan, tetapi juga jaringan, mentor, dan sistem yang mendorong band untuk benar-benar serius.

"Bluewaves awalnya berempat. Kita duduk awalnya berempat,” kenang salah satu perosnilnya. Rekaman single pertama mereka pun dilakukan di IKABAMA. IKABAMA bukan sekedar tempat berkumpul ia adalah titik nol dari banyak cerita musik.

Baga sebagian orang “kontrak” terdengar menakutkan bagi sebuah band mahasiswa, tapi di IKABAMA kontrak justru menjadi bukti keseriusan kedua belah pihak. Band yang bergabung secara resmi mendapat paket lengkap seperti promosi, fasilitas rekaman, hingga produksi.

Kontrak berlaku perperiode kepengurusan (satu tahun) dan bisa diperpanjang artinya band punya waktu yang terstruktur untuk berkembang sekedar eksis.

Perjalanan Bluewaves tidak selalu mulus, formasi berubah posisi instrumen ditori, personil baru masuk. Pada 2025 gitaris baru masuk Diki bergabung dan sang vokalis berpindah ke bass. Mengikuti kualitas vokal yang memang sudah terasah.

Hasilnya? Mini album “Postpain” lima lagu yang merangkum luka, bertumbuh, dan identitas musik mereka. Satu lagu lama dipertahankan, empat lagu baru hadir lebih segar. Disusul single “Ignite” di penghujung 2025, lalu single lagi di awal 2026 membuktikan bahwa Bluewaves tidak berniat berhenti.

Bluewaves hanya satu dari banyak cerita yang lahir dari IKABAMA. Di IKABAMA tidak ada diskriminasi genre. Emo, pop, alternative, bahkan reiki semua tempat. Yang penting adalah keinginan unutk berkarya dan keberanian unutk memulai.

Seperti kata salah satu anggotanya “kalau IKABAMA, kalau ingin jadi ke band IKABAMA itu harus kontrak. Dipantau promosi, dipantau record, dipantau release” bukan janji omong kosong Bluewaves sudah menjadi bukti.

Get in touch

riuhmagazine@gmail.com